Penelitian ini menganalisis pengaruh anggaran bantuan pemerintah dan tingkat pernikahan terhadap pertumbuhan penduduk di Provinsi Sumatera Utara pada periode 2010–2024. Sumatera Utara mengalami perubahan demografis yang cukup signifikan, sehingga muncul kekhawatiran apakah pertumbuhan penduduk diiringi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi positif antara bantuan pemerintah dan pertumbuhan penduduk, sementara tingkat pernikahan menunjukkan pola fluktuatif yang dipengaruhi oleh kondisi ekonomi dan kebijakan. Penelitian menyimpulkan bahwa kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap tren kependudukan, meskipun tidak secara linear. Temuan ini penting sebagai dasar dalam perumusan kebijakan pengendalian penduduk dan distribusi kesejahteraan yang lebih efektif.