G
GlobalRiset
Portal Indeksasi Jurnal

Perbandingan Penerapan Kurikulum Pendidikan Dasar Antara Malaysia dan Indonesia

Wulan Ramadhani, Nofitri, Wulan Ramadhani, Nofitri, Hana Fadhilah, Annera Armeilia Siagian, Delvi Durrotul Hikmah, Nazira Amelia Putri, Mawar Mawar
Abstrak

Pemerintah berbagai negara telah menjadikan pendidikan dasar sebagai salah satu topik pembahasan dan prioritas dalam pengembangan sumber daya manusia. persoalan yang di angkat yaitu perbedaan penerapan kurikulum pendidikan dasar antara Malaysia dan Indonesia, yang masing-masing dari kedua negara menghadapi tantangan dan peluang yang berbeda dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan membangun generasi yang kompetitif. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan karakteristik, keunggulan, serta kendala penerapan Kurikulum Standar Sekolah Rendah (KSSR) di Malaysia dan Kurikulum Merdeka di Indonesia, tujuan lainya adalah untuk mengindentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas implementasi kedua kurikulum tersebut di laksanakan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis dokumen kebijakan, jurnal pendidikan. serta hasil-hasil penelitian terkait penerapan kurikulum di kedua negara. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kurikulum Merdeka Indonesia menekankan fleksibiltas, pembelajaran berbasis proyek,ndan penguatan karakter melalui Profil Pelajar Pancasila, sementara KSSR Malaysia menekankan pendekatan holistik, berpusat pada siswa dan integrasi teknologi. Di Malaysia, masalah utama adalah kesiapan guru dan keterbatasan infrastruktur di wilayah pedalaman. Di Indonesia, tantangannya terletak pada guru dan sekola tidak siap untuk menerapkan pendekatan yang lebih fleksibel. untuk mencapai tujuan pendidikan dasar yang optimal, kedua negara memerlukan penguatan kapasitas guru, pemerataan sumber daya, dan dukungan kebijakan yang konsisten. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada pendekatan komparatif yang mendalam antara penerapan kurikulum pendidikan dasar di dua negara Asia Tenggara, yaitu Indonesia dan Malaysia, yang selama ini jarang dibandingkan secara sistematis. Penelitian ini tidak hanya membahas isi kurikulum, tetapi juga menelaah konteks sosial, kesiapan infrastruktur, dan pendekatan kebijakan dalam pelaksanaan kurikulum. Dengan demikian, studi ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana filosofi pendidikan nasional dan kondisi sosial-ekonomi suatu negara memengaruhi efektivitas serta pemerataan implementasi kurikulum.

Penerbit
CV Ruang Publikasi Ilmiah
Halaman
1745-1757
Kata kunci
Pendidikan; Kurikulum; KSSR; Kurikulum merdeka; Malaysia; Indonesia
E-ISSN
3089-0128
Unduh PDF di penerbit Lihat di situs jurnal