Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh branding terhadap keputusan pembelian konsumen. Branding dalam konteks ini mencakup identitas merek, citra merek, kesadaran merek, dan loyalitas merek. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang pernah melakukan pembelian terhadap suatu merek tertentu. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan regresi linier untuk menguji hubungan antara variabel branding dan keputusan pembelian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa branding memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen. Branding yang kuat dan konsisten mampu menciptakan persepsi positif, meningkatkan loyalitas, serta memengaruhi niat dan tindakan konsumen dalam memilih suatu produk. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperkuat strategi branding mereka sebagai upaya untuk meningkatkan daya saing di pasar dan membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen.