Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses internalisasi nilai cinta tanah air, nasionalisme, dan rasa tanggung jawab pada generasi muda, khususnya melalui kegiatan terintegrasi di lingkungan pendidikan. Dalam konteks globalisasi dan kemajuan teknologi informasi yang pesat, ketiga nilai kebangsaan tersebut menghadapi tantangan serius, terutama di kalangan pelajar. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif deskriptif dalam bentuk kegiatan pengabdian masyarakat di SMA Negeri 1 Cililin. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi upacara kebangsaan setiap hari Senin, gerakan bersih sekolah dan lingkungan, serta hari berbusana kearifan lokal. Melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini menggambarkan bagaimana siswa dapat menanamkan dan mengaktualisasikan nilai-nilai kebangsaan dalam tindakan nyata. Hasil menunjukkan bahwa pendekatan kontekstual melalui kegiatan rutin yang menyenangkan dan bermakna mampu meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya peran mereka sebagai warga negara yang cinta tanah air, menjunjung nasionalisme, serta bertanggung jawab terhadap lingkungan sosialnya. Faktor pendukung utama dalam proses ini adalah keteladanan guru, keterlibatan siswa secara aktif, dan suasana sekolah yang mendukung pembentukan karakter. Penelitian ini merekomendasikan integrasi nilai-nilai kebangsaan dalam kegiatan sekolah secara berkelanjutan, dengan melibatkan seluruh elemen pendidikan dan masyarakat sebagai ekosistem pembentukan karakter bangsa. Dengan demikian, pendidikan dapat menjadi sarana efektif dalam mencetak generasi muda yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, dan siap menghadapi tantangan zaman.