Kampanye #TukarBaju Zero Waste merupakan inisiatif yang bertujuan untuk mengurangi limbah tekstil melalui konsep tukar pakaian sebagai alternatif konsumsi fesyen yang lebih berkelanjutan. Kampanye ini memanfaatkan Instagram sebagai media utama untuk menyebarkan informasi, meningkatkan kesadaran, dan mendorong partisipasi publik. Penelitian ini menganalisis bagaimana kampanye ini dikonstruksi di media sosial dengan pendekatan Teori AISAS (Attention, Interest, Search, Action, Share) untuk memahami tahapan keterlibatan audiens dalam kampanye berbasis digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis isi pada unggahan Instagram yang berkaitan dengan kampanye #TukarBaju dalam periode tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kampanye #TukarBaju berhasil menarik perhatian (attention) melalui penggunaan konten visual yang menarik dan kolaborasi dengan komunitas yang berorientasi lingkungan. Ketertarikan audiens (interest) meningkat melalui penyediaan informasi edukatif tentang dampak limbah fashion dan manfaat circular fashion. Pada tahap pencarian informasi (search), audiens aktif mencari tahu lebih lanjut melalui situs web, media sosial, serta pengalaman peserta sebelumnya. Kampanye ini juga efektif dalam mendorong tindakan (action), di mana peserta secara langsung mengikuti acara pertukaran pakaian. Tahap terakhir (share) menunjukkan bahwa peserta dengan sukarela membagikan pengalaman mereka di media sosial, sehingga memperluas jangkauan kampanye secara organik.