Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi komunikasi yang diterapkan oleh SD Negeri 1 Baktiseraga dalam melibatkan orang tua sebagai mitra aktif dalam proses pendidikan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini melibatkan kepala sekolah, guru, dan orang tua. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan model analisis interaktif. Hasil menunjukkan bahwa media digital seperti WhatsApp Group, pertemuan rutin, dan pelibatan dalam kegiatan sekolah menjadi sarana utama komunikasi. Meskipun belum ada struktur humas yang formal, komunikasi berjalan cukup efektif. Beberapa kendala yang ditemukan antara lain literasi digital yang rendah dan dokumentasi yang belum optimal. Penelitian ini menegaskan pentingnya komunikasi yang adaptif dan terstruktur untuk memperkuat kolaborasi antara sekolah dan orang tua.