Kebisingan kapal merupakan bentuk polusi akustik yang berkontribusi terhadap degradasi lingkungan laut. Pada pembahasaan ini akan mengevaluasi sumber-sumber utama kebisingan yang dihasilkan oleh kapal, seperti mesin utama, baling-baling, dan peralatan bantu. Evaluasi dilakukan melalui pendekatan pengukuran akustik dan pemodelan penyebaran suara di bawah laut. Dampak kebisingan terhadap ekosistem laut dibahas secara mendalam, termasuk gangguan komunikasi pada mamalia laut dan peningkatan stres pada ikan serta organisme lainnya. Penelitian ini menekankan pentingnya pemahaman terhadap kebisingan kapal sebagai langkah awal dalam upaya perlindungan ekosistem laut serta peningkatan kualitas keselamatan kerja di sektor maritim.