Kebisingan yang timbul di kamar mesin kapal sering kali menjadi tantangan tersendiri dalam operasional maritim. Tidak hanya memengaruhi performa teknis kapal, kebisingan ini juga berdampak langsung terhadap kenyamanan dan kesehatan para awak, khususnya mereka yang bekerja di area sekitar mesin. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai karakteristik kebisingan di kamar mesin kapal, dengan fokus pada identifikasi sumber-sumber utama kebisingan, dampaknya terhadap manusia, serta solusi yang dapat diterapkan untuk menanggulanginya. Metodologi yang digunakan meliputi studi literatur dari berbagai referensi teknis dan regulasi internasional, wawancara dengan praktisi di lapangan seperti teknisi dan operator kapal, serta studi kasus pada kapal niaga berbobot mati menengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebisingan paling dominan berasal dari mesin induk, sistem pembuangan gas, serta peralatan bantu seperti kompresor dan pompa. Tingkat kebisingan yang tercatat di beberapa titik melebihi batas aman yang direkomendasikan oleh Organisasi Maritim Internasional (IMO), bahkan dalam durasi kerja yang tidak terlalu lama. Hal ini berisiko menyebabkan gangguan pendengaran permanen, stres kerja, kelelahan mental, hingga penurunan konsentrasi yang dapat membahayakan keselamatan kerja. Sebagai upaya penanggulangan, penelitian ini mengusulkan beberapa pendekatan seperti peningkatan isolasi akustik ruang mesin, penggunaan bahan peredam suara yang lebih efektif, serta penerapan prosedur pemeliharaan berkala terhadap komponen yang berisik. Dengan pemahaman yang lebih mendalam mengenai isu ini, diharapkan manajemen kapal dan pemangku kepentingan dapat mengambil langkah nyata dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan nyaman di atas kapal.