Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik frekuensi getaran pada struktur kapal dan pengaruhnya terhadap integritas struktur jangka panjang. Ruang lingkup penelitian meliputi identifikasi sumber utama getaran, pengukuran frekuensi resonansi pada berbagai bagian struktur kapal, dan pemodelan prediksi kerusakan struktur akibat getaran berulang. Metode pengukuran dilakukan dengan menggunakan sensor akselerometer yang dipasang pada titik-titik kritis struktur kapal pada saat operasi normal pada tiga kapal tanker dengan ukuran berbeda. Penelitian menunjukkan bahwa intensitas vibrasi 15-25 Hz asal sistem propulsi mempunyai pengaruh paling berpengaruh terhadap kelelahan material struktur kapal, mencapai puncaknya pada amplifikasi 300% pada kondisi resonansi. Analisis spektrum vibrasi mendedahkan model kerusakan mikrostruktur yang selaras kuat dengan permodealan umur kelelahan menggunakan model elemen hingga. Simpulan penelitian mendesak keselarasan sistem pemantauan kontinyu vibrasi dan desain modifikasi struktur dalam meminimalisir resonansi efektif pada frekuensi kritis.