Pembelajaran luar kelas merupakan pendekatan konstruktivistik yang memberikan pengalaman belajar langsung dan kontekstual bagi siswa, sehingga berpotensi menanamkan nilai-nilai karakter secara alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru PJOK dan guru kelas terhadap pembelajaran di luar kelas dalam membentuk karakter siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek satu guru PJOK dan dua guru kelas di SDN Puspasari. Data dikumpulkan melalui angket terbuka. Hasil menunjukkan bahwa para guru memiliki persepsi positif terhadap pembelajaran luar kelas, terutama dalam meningkatkan keaktifan dan penanaman nilai karakter siswa. Namun, pelaksanaan kegiatan ini masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan sarana prasarana, kurangnya kebijakan pendukung, serta faktor cuaca dan keamanan. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pembelajaran luar kelas dalam RPP, pelatihan guru, dan kebijakan teknis dari sekolah agar pelaksanaan pembelajaran lebih optimal dan berkelanjutan.