Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) pembersihan kamar oleh Room Attendant di Aston Bogor Hotel and Resort serta mengidentifikasi kendala dalam pelaksanaannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari satu orang SPV Room Attendant dan dua orang Room Attendant yang bertugas secara langsung dalam operasional kebersihan kamar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SOP telah dijalankan dengan baik, di mana sekitar 80% prosedur telah dipatuhi oleh staf. Room Attendant memahami langkah-langkah kerja seperti persiapan alat, pembersihan kamar mandi, penataan amenities, hingga pengecekan akhir sebelum kamar dinyatakan siap huni. Namun, kendala seperti waktu yang terbatas, tingkat okupansi tinggi, dan kelelahan staf menyebabkan beberapa poin SOP tidak dilaksanakan secara maksimal, seperti pemindahan furnitur saat vacuum. Meskipun demikian, SOP dinilai sudah cukup aplikatif dan jelas. Permasalahan lebih banyak muncul pada aspek teknis dan manajerial di lapangan. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi berkala, penambahan jumlah tenaga kerja, serta penguatan budaya kerja berbasis SOP untuk menjaga kualitas pelayanan housekeeping yang konsisten.