Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat pemahaman, pandangan, dan sikap mahasiswa, pelajar, serta masyarakat umum terhadap peluang dan tantangan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, dengan menitikberatkan pada peran pendidikan kewarganegaraan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner kepada 119 responden dari Lingkungan VI, Pasar 1, Tanjung Sari. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa sebagian besar responden sudah memahami dengan baik visi Indonesia Emas 2045, pentingnya bonus demografi, serta peranan pendidikan dalam membentuk generasi unggul. Selain itu, responden juga menyadari berbagai tantangan seperti kualitas guru yang masih rendah, ketimpangan akses pendidikan, dan ancaman dari perkembangan cyberpolitik. Pendidikan kewarganegaraan dipandang penting karena dapat membentuk karakter bangsa, meningkatkan rasa cinta tanah air, serta melatih keterampilan berpikir kritis dan literasi digital yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan global. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan kewarganegaraan yang lebih adaptif dan sesuai dengan kebutuhan zaman menjadi salah satu kunci penting dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.