Pada saat ini pencegahan dan penurunan stunting menjadi program prioritas desa yang membutuhkan penggunaan dana desa. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana efektivitas pengelolaan dana desa untuk program posyandu dalam penurunan dan pencegahan stunting yang ada di Desa Cilembu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa efektivitas pengelolaan dana desa untuk program posyandu dalam penurunan dan pencegahan stunting sudah cukup efektif. Hal tersebut bisa terlihat dari kelima indikator efektivitas menurut Sutrisno, yaitu pemahaman program yang telah dipahami dengan baik oleh perangkat desa, kader posyandu, bidan desa, dan masyarakat desa. Kemudian, ketepatan sasaran sudah sesuai target sasaran. Lalu ketepatan waktu untuk penurunan dan pencegahan stunting sudah sesuai waktu yang ditentukan. Sementara itu, indikator tercapainya tujuan yang belum begitu efektif karena belum sampai kepada tujuan zero stunting. Perubahan nyata juga sudah efektif karena sudah ada perubahan akan kenaikan badan dari anak stunting. Kendala yang dihadapi dalam pengektifitasan program ini adalah dalam sosialisasi mengenai pemahaman program penurunan dan pencegahan stunting dari beberapa kalangan yang ada di Desa Cilembu. Untuk mengatasi hal tersebut, maka disarankan pihak desa terus berkolaborasi dengan bidan desa dan para kader posyandu untuk meningkatkan motivasi dan partisipasi masyarakat dalam penyuluhan.