Tumbuhan nyireh (Xylocarpus granatum J. Koenig) merupakan tumbuhan mangrove yang biasanya dapat tumbuh di daerah pasang surut, pematang sungai, serta sepanjang sungai. Tanaman ini dipercaya sebagai obat tradisional dalam mengatasi gangguan diare, pembersih luka dan sun protector. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya aktivitas antibakteri dan antifungi ekstrak etanol daun nyireh terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa, Sthapylococcus aureus dan jamur Candida albicans. Ekstrak daun nyireh dibuat dengan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Pada pengujian aktivitas antibakteri dan antifungi menggunakan metode difusi cakram dengan konsentrasi 2%, 4%, 6%, kontrol positif bakteri (Tetrasiklin) kontrol positif jamur (Ketokonazole) dan kontrol negatif (DMSO 5%). Penelitian pada uji aktivitas antibakteri dan antifungi ekstrak etanol daun nyireh menghasilkan daya hambat yang kuat pada konsentrasi 6%. Pada bakteri Pseudomonas aeruginosa konsentrasi 6% dengan rata-rata 17,05 mm, bakteri Sthapylococcus aureus konsentrasi 6% dengan rata-rata 22,95 mm dan jamur Candida albicans pada konsentrasi 6% dengan rata-rata 11,88 mm. Berpotensi sebagai antibakteri dan antifungi terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa, Sthapylococcus aureus dan jamur Candida albicans.