Latar belakang: Sectio caesarea merupakan prosedur pembedahan yang sering menimbulkan kecemasan pada pasien, terutama pada fase pra-operasi. Tingkat kecemasan yang meningkat dapat memengaruhi kondisi psikologis maupun fisiologis pasien. Salah satu strategi nonfarmakologis yang dinilai efektif untuk menurunkan kecemasan adalah pemberian edukasi melalui media video. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh video edukasi terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi sectio caesarea dengan teknik spinal anestesi di RSUD Cilacap. Metode: Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat kecemasan diukur menggunakan instrumen Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale (APAIS). Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil: Rata-rata skor kecemasan sebelum intervensi adalah 20,40 dan menurun menjadi 14,57 setelah pemberian video edukasi. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,001 (<0,05), sehingga terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan: Pemberian video edukasi efektif menurunkan tingkat kecemasan pasien pre operasi sectio caesarea dengan teknik spinal anestesi, sehingga dapat digunakan sebagai alternatif intervensi keperawatan untuk meningkatkan kesiapan pasien menghadapi operasi.