Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan optimalisasi pelayanan dalam proses pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) di Kecamatan Banjarwangi Kabupaten Garut. Agar terciptanya optimalisasi pelayanan yang baik, maka ada 6 (enam) hal yang harus di ketahui yaitu: 1). Produktivitas, 2). Efisiensi, 3). Efektivitas 4). Kualitas, 5). Inovasi, 6). Responsivitas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Dalam hal ini peneliti melakukan penelitian langsung ke kantor kecamatan agar mendapatkan permasalahan yang ada berdasarkan dengan fakta yang bersifat aktual pada saat meneliti dengan menggunakan tipe penelitian survey deskriptif dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai alat pengumpulan data. Pada prinsipnya dilihat dari indikator tersebut pada proses pembuatan e-KTP di Kecamatan Banjarwangi sudah berjalan cukup baik. Namun, terdapat beberapa hambatan dalam pelayanan perekaman e-KTP di kecamatan Banjarwangi Kabupaten Garut adalah hambatan yang bersifat internal diantaranya adalah kurangnya kualitas sumber daya manusia di lihat dari kompetensinya, kurangnya sarana prasarana yang tersedia sehingga perangkat yang digunakan terkadang error atau jaringan tidak stabil, sedangkan hambatan eksternal adalah kurangnya pemahaman masyarakat terhadap sistem kependudukan dan pentingnya dokumen kependudukan, dan untuk mengantisipasinya adalah adanya pemeliharaan perangkat dan jaringan yang tersedia sehingga bisa meminimalisir kendala-kendala yang terjadi dan memberikan pemahaman terhadap masyarakat dengan mensosialisasikannya dengan cara memberikan informasi di sosial media atau adanya sosialisasi kepada masyarakat.