Popularitas cheesecake di kalangan masyarakat perkotaan Indonesia mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan perubahan selera dan gaya hidup. Cheesecake dikenal sebagai kue lembut berbasis keju dengan cita rasa unik serta variasi tekstur yang bergantung pada jenis keju yang digunakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tiga jenis keju cream cheese, mascarpone, dan ricotta terhadap karakteristik organoleptik cheesecake, meliputi aroma, tekstur, rasa, dan warna. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan uji organoleptik, melibatkan 5 panelis ahli dan 80 panelis non-ahli. Panelis menilai setiap varian cheesecake melalui kuesioner terstruktur. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk menentukan nilai rata-rata, median, modus, dan standar deviasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cheesecake berbahan cream cheese memperoleh nilai rata-rata tertinggi, yaitu 3,45 dari panelis ahli dan 3,41 dari panelis non-ahli, dibandingkan varian lainnya. Temuan ini menunjukkan bahwa cream cheese merupakan pilihan yang paling disukai, baik dari segi rasa, tekstur, maupun aroma. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah cream cheese dapat direkomendasikan sebagai bahan utama untuk produksi cheesecake komersial, mengingat potensi nilai ekonomis dan daya tarik pasarnya yang menjanjikan.