Industri kesehatan merupakan salah satu pilar strategis dalam mendukung ketahanan ekonomi dan sosial, khususnya pasca-pandemi COVID-19. Perannya tidak hanya terbatas pada penyediaan layanan publik, tetapi juga berkontribusi secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan menjadi sektor yang menarik bagi investor. Stabilitas dan keberlanjutan kinerja keuangan perusahaan di sektor ini menjadi perhatian utama, terutama dalam hal kebijakan dividen yang mencerminkan kesehatan finansial dan kepercayaan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profitabilitas dan likuiditas terhadap kebijakan dividen pada perusahaan sektor kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda. Sampel diperoleh melalui teknik purposive sampling, melibatkan 12 perusahaan selama tiga tahun pengamatan. Profitabilitas diukur menggunakan Return on Assets (ROA), likuiditas dengan Current Ratio (CR), serta kebijakan dividen melalui Dividend Payout Ratio (DPR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kebijakan dividen, sedangkan likuiditas tidak memiliki pengaruh signifikan. Namun, secara simultan profitabilitas dan likuiditas bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi manajemen perusahaan dan investor dalam menyusun strategi keuangan dan pengambilan keputusan investasi.