Masalah keuangan merupakan kondisi ketika perusahaan mengalami hambatan dalam mengatur dan memenuhi kebutuhan keuangannya seperti kesulitan menjaga likuiditas, mengelola arus kas atau menagih piutang. Likuiditas diukur melalui rasio lancar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Perputaran Kas dan Perputaran Piutang terhadap Likuiditas secara parsial dan simultan pada Perusahaan Sub Sektor Barang Konsumsi di Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah Laporan Keuangan Perusahaan Barang Konsumsi Tahun 2021 – 2024 dengan sampel 10 perusahaan. Teknik sampel yang digunakan ialah teknik Purposive sampling. Jenis data penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode explanatory survey. Metode pengolahan dan analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda dan uji hipotesis. Serta data diuji dengan menggunakan software SPSS versi 25. Hasil uji F menunjukan bahwa perputaran kas dan perputaran piutang secara simultan tidak berpengaruh terhadap likuiditas. Hasil uji t menunjukkan bahwa pengaruh perputaran kas secara parsial berpengaruh terhadap likuiditas dengan hasil penelitian nilai thitung -2,438 dan nilai signifikansi 0,021 < 0,05. Sedangkan perputaran piutang secara parsial tidak berpengaruh terhadap likuiditas dengan hasil penelitian nilai thitung 0,248 dan nilai signifikansi 0,806 > 0,05.