Inisiasi Menyusui Dini (IMD) adalah langkah yang dapat diambil segera setelah lahir untuk mengurangi risiko kematian bayi, memungkinkan bayi untuk menemukan puting ibunya dengan sendirinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara keberhasilan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dan induksi persalinan di antara para ibu yang melahirkan di Rumah Sakit Daerah Panembahan Senopati pada tahun 2024. Studi ini menggunakan teknik retrospektif dan bersifat potong lintang. Rekam medis menjadi sumber data sekunder. Strategi pemilihan acak digunakan untuk memilih sampel sebanyak 60 ibu yang melahirkan. Uji chi-kuadrat dengan tingkat signifikansi p<0,05 digunakan untuk mengevaluasi data. Berdasarkanhasil penelitian, dibandingkan dengan responden yang melahirkan tanpa induksi, sebagian besar dari 60 responden yang menjalani persalinan terinduksi berhasil memulai menyusui dini (IMD) dengan sukses. Persalinan terinduksi dan keberhasilan IMD memiliki korelasi yang signifikan, menurut temuan uji Chi-Square, yang menghasilkan nilai chi-square Pearson dengan nilai p sebesar 0,020 (p<0,05). Keberhasilan inisiasi menyusui dini pada wanita yang melahirkan di Rumah Sakit Regional Panembahan Senopati Bantul pada tahun 2025 berkorelasi dengan induksi dan stimulasi persalinan (nilai p = 0,020).