Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran penyuluh agama dalam meningkatkan sikap solidaritas remaja di UPT Pelayanan Sosial Anak dan Lanjut Usia Siborongborong. Penelitian ini menggunakan penelitian metode kualitatif deskriptif. penelitian ini berfokus pada Peran Penyuluh Agama dalam meningkatkan sikap solidaritas remaja di UPT Pelayanan Sosial Anak dan Lanjut Usia Siborongborong. Responden dalam penelitian ini berjumlah 5 orang remaja yang berusia 12-18 tahun. Teknik pengambilan subjek dan sampel dalam penelitian ini dipeoleh dengan melakukan wawancara dan observasi serta dokuemntasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluh agama kristen memiliki peran yang sangat penting sebagai pembimbing rohani, motivator, fasilitator dalam kegiatan sosial dan pendamping yang menumbuhkan empati. Kegiatan dilakukan seperti bimbingan rohani, diskusi kelompok, kerja bakti dan konseling yang terbukti mampu meningkatkan sikap solidaritas di antara remaja. Temuan ini menegaskan bahwa pentingnya keterlibatan penyuluh agama dalam membimbing remaja yang tidak hanya sebagai penyampai ajaran firman tetapi juga secara langsung berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sosial yang harmonis dan suportif bagi remaja di panti asuhan.