Penundaan dalam penyampaian laporan audit (audit delay) menjadi isu penting yang dapat memengaruhi kepercayaan investor dan efektivitas pasar modal. Faktor-faktor internal perusahaan, seperti kondisi keuangan dan praktik pelaporan berkelanjutan, diduga turut berperan dalam menentukan panjang pendeknya audit delay. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial distress, profitabilitas, ukuran perusahaan, dan sustainability report terhadap audit delay pada perusahaan sektor consumer cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan dan sustainability report perusahaan yang diambil dari situs resmi BEI dan website perusahaan terkait. Sampel penelitian dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah observasi sebanyak 235 perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi terbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial distress, proftabilitas, dan sustainability report berpengaruh negatif dan signifikan terhadap audit delay. Sementara itu, ukuran perusahaan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap audit delay.