Penelitian ini mengamati analisis penerapan sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas di PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero). Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus melalui observasi, analisis dokumen, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan masih mencatat penerimaan dan pengeluaran kas secara manual menggunakan Microsoft Excel meskipun menggunakan software Accurate untuk sistem informasi akuntansi. Hal ini terjadi karena tidak adanya persetujuan penuh dari direksi untuk menerapkan sistem secara menyeluruh. Akibatnya, input data sering terlambat dan tidak sesuai, yang mengurangi kredibilitas laporan keuangan. Namun, Perusahaan telah melakukan beberapa perbaikan, seperti membagi tugas kasir dan staf akuntansi dan membuat prosedur operasi standar (SOP). Secara keseluruhan, penerapan sistem informasi akuntansi telah memenuhi prinsip-prinsip yang digariskan dalam PSAK No. 2, tetapi belum sepenuhnya berjalan dengan baik. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan penggabungan sistem digital secara menyeluruh dan peningkatan kemampuan SDM melalui pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan efisiensi dan ketepatan pengelolaan kas.