Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, data risiko tahun 2023 menunjukkan prevalensi komplikasi persalinan karena perdarahan yaitu sebesar 2,0%. Tahun 2023 prevalensi anemia pada ibu hamil tercatat sebesar 27,7%. Angka Kematian Ibu (AKI) di DIY tahun 2023 terdapat 22 kasus. Dari 22 kasus tersebut, 8 kasus karena perdarahan. Penyebab lain yang menyumbang kematian adalah gangguan hipertensi 7 orang dan infeksi 4 orang. Ada 3 kematian ibu yang disebabkan karena kelainan jantung dan pembuluh darah dan 1 kematian ibu karena Covid-19. Ibu dengan kadar Hb rendah dapat mengurangi daya tahan tubuh dan meningkatkan frekuensi komplikasi persalinan yang menyebabkan peningkatan risiko perdarahan pasca persalinan. Perdarahan pada ibu bersalin adalah kehilangan darah lebih dari 500 ml atau kehilangan darah terus-menerus setelah akhir kala tiga persalinan. Untuk mengetahui hubungan anemia dengan kejadian perdarahan pada ibu bersalin di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif retrospektif dengan desain cros sectional. Sampel terdiri dari 89 ibu bersalin dengan persalinan normal yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan data menggunakan data sekunder dari rekam medis. Analisis data bivariat menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,013 (p < 0,05), yang mengindikasikan ada hubungan anemia dengan kejadian perdarahan pada ibu bersalin di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Di kesimpulan pada penelitian ada hubungan anemia dengan kejadian perdarahan pada ibu bersalin di RSUD Panembahan Senopati Bantul.