Stik adalah produk makanan ringan yang dibuat sebagai makanan cemilan yang dapat dinikmati di semua kalangan baik anak-anak sampai orang dewasa. Stik memiliki bentuk yang beragam serta inivasi varian yang berbeda-beda yang membuat konsumen semua kalangan menjadi tertarik untuk menciba.Stik merupakan salah satu makanan ringan atau jenis kue kering dengan bahan dasar tepung terigu, tepung tapioka, mentega, garam, telur, keju, dan airyang berbentuk pipih panjang dan penyelesaian dengan cara digoreng. Stik dapat di formulasikan pada stik yang diperkaya bunga lotus (Nelumbo nucifera) dapat berfungsi sebagai sumber protein alternatif karena memiliki khasiat gizi dan obat yang potensia.Tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk mengetahui pengaruh penambahan bunga lotus terhadap hasil uji kimia pada olahan stik. Untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap terhadap olahan stik dengan penambahan bunga lotus. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian ekspriental. Rancanagan penelitian yang digunakan adalah rancanagn acak kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan dan 1 kontrol, masing-masing perlakuan dulangi sebanyak 3 kali. Penambahan bunga lotus (Nelumbo nucifera) yaitu 0%, 15%, 25% dan 35%. Haisil penelitian ini menunjukkan bahawa stik lotus dengan penambahan bunga lotus telah memiliki sifat fisik dan kimia yang baik dan memenuhi Standar Nasional Indonesia sebagai makanan cemilan kue kering. Pada tingkat kesukaan panelis dari segi warna stik, menyukai perlakuan B dengan penambahan bunga lotus (Nelumbo nucifera) 25%. Sedangkan dari segi aroma stik panelis menyukai perlakuan K dengan penambahan bunga lotus (Nelumbo nucifera) 0%. Sedangkan dari segi tekstur stik panelis lebih menyukai perlakuan A dengan penambahan bunga lotus (Nelumbo nucifera) 15% .Sedangkan dari segi rasa stik panelis lebih menyukai perlakuan B dengan penambahan bunga lotus (Nelumbo nucifera) 25%.