Masa nifas merupakan periode krusial setelah persalinan yang membutuhkan pemantauan intensif karena risiko komplikasi, terutama infeksi pada luka perineum. Infeksi nifas masih menjadi penyebab utama tingginya angka kematian ibu di Indonesia. Faktor-faktor penyebabnya meliputi perawatan luka yang tidak adekuat, kebersihan personal yang buruk, hingga rendahnya pemahaman ibu terhadap perawatan diri pasca persalinan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan asuhan keperawatan pada ibu post partum spontan dengan fokus pada penanganan nyeri perineum serta pencegahan infeksi luka. Metode penelitian menggunakan studi kasus deskriptif terhadap satu responden ibu nifas di Desa Puliharjo, Kebumen. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, serta pemeriksaan fisik, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menilai intervensi dan hasil asuhan keperawatan. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri setelah diberikan teknik relaksasi nafas dalam dan terapi farmakologis, serta tidak ditemukan tanda-tanda infeksi pada luka perineum setelah edukasi pencegahan infeksi diberikan. Studi ini menegaskan pentingnya peran perawat dalam memberikan intervensi komprehensif, baik melalui tindakan langsung maupun edukasi kesehatan, guna menurunkan risiko komplikasi dan mempercepat pemulihan ibu nifas.