Korupsi di Indonesia merupakan masalah multidimensi yang merusak karakter bangsa dan tidak cukup diatasi hanya dengan penindakan hukum. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis urgensi, kendala, dan strategi efektif pendidikan antikorupsi sebagai investasi jangka panjang dalam pembentukan karakter bangsa. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil analisis menunjukkan bahwa urgensi pendidikan antikorupsi terletak pada perannya sebagai wahana internalisasi nilai- nilai Pancasila dan membentuk generasi berintegritas. Namun, implementasinya terkendala oleh formalisme kurikulum, krisis keteladanan, dan lingkungan sosial yang tidak mendukung. Strategi efektif yang diusulkan meliputi integrasi holistik dalam kurikulum, pemanfaatan kearifan lokal, penciptaan ekosistem integritas di institusi pendidikan, dan kolaborasi multi-pihak. Studi ini menyimpulkan bahwa pendidikan antikorupsi bukan sekadar transfer pengetahuan, melainkan investasi fundamental untuk melahirkan generasi yang imun terhadap praktik koruptif dan menjadi fondasi pembangunan nasional yang berkelanjutan.