Studi ini bertujuan menganalisis laporan keuangan tahunan sebagai dokumen strategis untuk mendapatkan wawasan yang lebih jelas tentang kinerja keuangan dan strategi bisnis perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan hermeneutik, studi ini bertujuan untuk melampaui sekadar angka dan rasio keuangan, dan berfokus pada pentingnya memahami konteks laporan keuangan. Penelitian ini menggunakan laporan keuangan dari 11 perusahaan manufaktur terpilih untuk tahun 2022 hingga 2024. Analisis ini didasarkan pada kerangka interpretatif Hans-Georg Gadamer dan didukung lebih lanjut oleh Teori Sinyal, yang menekankan bagaimana laporan keuangan dapat berfungsi sebagai instrumen untuk menyampaikan tujuan strategis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laporan keuangan mengandung pesan-pesan strategis tersembunyi yang, jika dipahami secara akurat, dapat menunjukkan kelebihan dan kekurangan strategi dan kinerja operasional perusahaan. Metode ini bermanfaat bagi bidang akuntansi dan penerapannya dengan mendorong analisis laporan keuangan yang lebih mendalam, tidak hanya sebagai catatan teknis, tetapi juga sebagai perkembangan yang memengaruhi cara investor memandang dan mengambil keputusan.