Kewirausahaan sosial berbasis e-commerce menjadi salah satu solusi strategis untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan kewirausahaan sosial berbasis e-commerce dalam memberdayakan ekonomi masyarakat desa, mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat, serta merumuskan model implementasi yang efektif. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada tiga desa binaan program kewirausahaan sosial di Jawa Tengah. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pelaku usaha sosial, pendamping desa, dan masyarakat, serta observasi langsung dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan kewirausahaan sosial berbasis e-commerce yang efektif mencakup lima dimensi utama: (1) penguatan kapasitas digital masyarakat desa, (2) pengembangan produk lokal bernilai tambah tinggi, (3) pembangunan ekosistem digital yang inklusif, (4) kolaborasi multipihak yang berkelanjutan, dan (5) model bisnis sosial yang adaptif. Faktor pendukung keberhasilan meliputi komitmen pemerintah desa, ketersediaan infrastruktur digital, dan semangat gotong royong masyarakat. Sementara itu, hambatan utama yang dihadapi adalah keterbatasan literasi digital, akses modal, dan kesenjangan infrastruktur teknologi. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pendekatan holistik yang mengintegrasikan pembangunan kapasitas, penguatan kelembagaan, dan inovasi teknologi dalam pengembangan kewirausahaan sosial berbasis e-commerce untuk mencapai pemberdayaan ekonomi masyarakat desa yang berkelanjutan.