Permasalahan limbah industri, khususnya limbah padat non-B3 dari penggunaan pallet kayu sekali pakai, menjadi isu penting dalam penerapan konsep produksi berkelanjutan. Inovasi eco-pallet berbahan dasar karton dikembangkan untuk menggantikan pallet kayu dalam proses pengemasan material produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas eco-pallet dalam mengurangi limbah, menekan biaya produksi, dan mendukung prinsip ekonomi sirkular. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui perbandingan data penggunaan pallet kayu dan pallet karton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan eco-pallet mampu menurunkan beban limbah Non-B3 hingga 38 ton per tahun dan memberikan penghematan biaya sebesar Rp 85.000.000, dengan penurunan berat rata-rata pallet dari 16 kg menjadi 5 kg per unit. Inovasi ini terbukti efektif dalam menciptakan proses produksi yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan ekonomis.