Industri manufaktur menghadapi tantangan besar dalam upaya mencapai efisiensi operasional sekaligus menurunkan dampak lingkungan, khususnya terkait limbah kertas hasil aktivitas administrasi dan pemeriksaan rutin. Di PT Tirta Investama Pabrik Mambal, proses pemeriksaan kendaraan keluar-masuk sebelumnya dilakukan secara manual menggunakan form kertas 4 ply sebanyak 24 item checklist untuk setiap truk. Aktivitas ini menghasilkan limbah kertas hingga 1,1 ton per bulan dari sekitar 130 kendaraan per hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan Smart-check Transporter 3, yaitu sistem digital berbasis tablet yang terhubung dengan server OT, dalam meningkatkan efisiensi dan mengurangi limbah domestik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui perbandingan data operasional sebelum dan sesudah implementasi sistem digital. Hasil menunjukkan bahwa inovasi ini mampu menurunkan timbulan sampah hingga 12 ton per tahun dan menghemat biaya pembelian form manual sebesar Rp 24.000.000 per tahun. Implementasi Smart-check Transporter 3 terbukti efektif dalam mendukung konsep paperless office, efisiensi sumber daya, serta penerapan prinsip green manufacturing di lingkungan industri.