Penelitian ini membahas tentang pentingnya dalam menumbuhkan budaya anti korupsi. Saat ini korupsi di Indonesia sudah seperti budaya turun temurun, setiap generasi korupsi pasti ada di Indonesia sejak zaman kerajaan hingga sekarang. Hal tersebut tidak bisa dibiarkan begitu saja, karena jika dibiarkan bisa menghancurkan Negara ini. Dalam membrantas korupsi tentu semua lapisan masyarakat harus ikut andil, upaya pembrantasan korupsi merupakan tanggung jawab bersama bukan hanya pemerintah saja. Oleh karena itu, dalam memberantas korupsi tentu harusmmelibatkan seluruh stakeholders yang terkait, yaitu pemerintah, swasta dan masyarakat. Bagi generasi muda mendapatkan Pendidikan Anti Korupsi itu penting untuk memberikan pengetahuanndanppemahaman yang cukup tentang apa itu korupsi dan bagaimana pemberantasannya serta menanamkan nilainilaiaantikkorupsi. Penalaranbberbagai persepsinnegatif terhadap arahppendidikan kebangsaan yang selama ini dianggappbelum mencirikan kepribadian bangsa, terutama tentang hasil pendidikan yang cenderung tidak mencerminkan nilai dan prinsip antikorupsi, sehingga melalui pendidikan formal harus ada peningkatan dalam hal intensitas. Secara sederhana, sektor pendidikan formal di Indonesia dapat berperan dalam memenuhi kebutuhan pencegahan korupsi. Tindakan pencegahan bisa secara tidak langsung melewati dua pendekatan, pertama: menargetkan pembelajar, dan kedua: memanfaatkan pemberdayaan peserta didik untuk mengurangi lingkungan korupsi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pendidikan Anti Korupsi sangat penting dalam menumbuhkan budayaaantikkorupsi.