Penelitian bertujuan untuk menganalisis relevansi penerapan buku saku siswa sebagai media kontrol sosial siswa di SMA Negeri 2 Sungaiselan saat ini. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, guru BK, wali kelas, dan siswa di SMA Negeri 2 Sungaiselan dari kelas 1 sampai dengan kelas 3 dengan jumlah masing-masing 5 orang perkelas. Teknik dalam menentukan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria yang digunakan yaitu informan merupakan pihak yang menerapkan dan yang memeliki buku saku siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dokumentasi, dan angket. Teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data yaitu teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku saku siswa ini masih sangat relevan dengan zaman sekarang untuk diterapkan. Kehadiran buku saku ini dapat meberikan kontrol sosial kepada siswa dan mampu menggantikan metode kontrol sosial siswa yang masih bersifat konvensional dengan mengedepankan 4 elemen kontrol sosial yang sebagaimana di jelaskan oleh Travis Hirschi dalam teorinya. Keempat elemen kontrol sosial yang dikuatkan dalam buku saku siswa ini antara lain, (1) kelekatan, (2) keterlibatan, (3) Komitmen pada aturan, dan (4) keyakinan. Kesimpulan ini juga berangkat dari pandangan berbagai pihak yang terlibat dalam penelitian ini, baik itu Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Guru BK, Wali Kelas, dan beberapa siswa SMA Negeri 2 Sungaiselan.