Produksi Air Susu Ibu (ASI) merupakan aspek penting dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi bayi, namun sering dipengaruhi oleh kondisi psikologis ibu, salah satunya stres. Stres dapat menghambat kerja hormon prolaktin dan oksitosin yang berperan dalam kelancaran produksi ASI, sehingga pemantauan tingkat stres ibu nifas menjadi hal yang penting untuk mendukung keberhasilan menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan produksi ASI pada ibu nifas di RS Nur Hidayah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional analitik dan rancangan cross-sectional. Sampel terdiri dari 30 ibu nifas yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner DASS-42 untuk mengukur tingkat stres dan pengukuran volume ASI untuk menilai produksi ASI. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu nifas memiliki tingkat stres dalam kategori normal (46,7%) dan produksi ASI yang lancar (86,7%). Uji Spearman Rank Correlation menunjukkan adanya hubungan yang