Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan layanan bimbingan kelompok dengan inovasi media permainan ular tangga ekspresi diri dalam meningkatkan keterampilan komunikasi siswa SMP. Observasi awal menunjukkan bahwa banyak siswa mengalami kesulitan berkomunikasi, seperti gugup berbicara di depan umum, terlibat konflik verbal negatif, dan cenderung pasif. Permasalahan ini mendorong guru BK untuk mengimplementasikan bimbingan kelompok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ular tangga ekspresi diri dapat merangsang kemampuan komunikasi siswa, mendorong interaksi positif, dan membuat proses belajar menjadi lebih menarik dan tidak membosankan, sehingga secara signifikan meningkatkan keterampilan komunikasi siswa.