Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Kertas Kerja Pemeriksaan (KKP) sebagai alat diagnostik dalam menilai kesehatan koperasi di Kota Cirebon menggunakan pendekatan CAMELID. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus di Koperasi "Budi Sejahtera Utama" melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KKP berhasil mengidentifikasi kerentanan utama pada aspek likuiditas (skor 60) dan manajemen (skor 65), meskipun koperasi menunjukkan pertumbuhan yang baik (skor 85). Temuan mengungkap adanya kesenjangan antara pertumbuhan aset dan kapasitas pengelolaan risiko. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis berupa rekomendasi strategis berbasis evidence yang terbagi dalam tiga timeframe intervensi. Implikasi penelitian menekankan pentingnya integrasi teknologi dalam sistem KKP dan penguatan kapasitas analisis SDM di DKUKMPP.