SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) merupakan metode sederhana yang dapat dilakukan secara mandiri untuk mendeteksi kanker payudara sejak dini. Di Indonesia, kanker payudara masih menjadi salah satu penyebab utama kematian pada wanita dan sering kali terdiagnosis pada stadium lanjut. Oleh karena itu, pengetahuan mengenai deteksi dini perlu ditanamkan sejak remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswi kelas XII di SMA Negeri 1 Srandakan tahun 2025 mengenai SADARI sebagai upaya deteksi dini kanker payudara. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling, melibatkan 81 siswi kelas XII. Data dikumpulkan melalui kuesioner Google Form dan dianalisis secara univariat untuk melihat distribusi pengetahuan responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswi memiliki pengetahuan yang baik tentang SADARI, yaitu sebanyak 64 orang (79,0%), sementara 10 siswi (12,4%) memiliki pengetahuan cukup, dan 7 siswi (8,6%) memiliki pengetahuan kurang. Kesimpulannya, mayoritas remaja putri telah memahami pentingnya pemeriksaan payudara sendiri, namun edukasi kesehatan secara berkala tetap diperlukan untuk meningkatkan kesadaran akan deteksi dini kanker payudara.