Perkembangan media digital, khususnya YouTube, telah membuka ruang baru bagi penyampaian dakwah yang lebih luas dan interaktif. Salah satu pendakwah yang memanfaatkan platform ini adalah Ustadz Felix Siauw, yang dalam sejumlah kontennya tampak menggunakan pendekatan konseling, terutama teknik restrukturisasi kognitif. Penelitian ini berupaya menelaah bagaimana teknik tersebut diterapkan dan sejauh mana ia berpengaruh dalam mengubah cara pandang audiens, termasuk kelompok yang semula skeptis terhadap konsep-konsep Islam seperti surga dan neraka. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif berbasis studi literatur untuk melihat efektivitas teknik konseling yang digunakan, kontribusinya dalam membangun narasi dakwah yang lebih positif, serta dampaknya terhadap pemahaman keagamaan dan kesehatan mental para pengikutnya.