Perubahan pada dunia kerja modern menuntut organisasi guna lebih adaptif pada karakteristik generasi Z yang memposisikan keseimbangan diantara kehidupan personal serta pekerjaan menjadi prioritas utama. Penelitian ini berfokus pada pengaruh fleksibilitas lingkungan kerja pada loyalitas dan kepuasan kerja karyawan generasi Z di Jakarta Selatan. Pendekatan yang dipakai ialah teknik kuantitatif melalui menyebarkan angket pada 20 responden berusia 19–28 tahun dari berbagai bidang pekerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas dalam pengaturan waktu dan tempat kerja mempunyai pengaruh positif serta signifikan pada tingkat kepuasan serta loyalitas karyawan. Generasi Z yang diberikan kebebasan dalam mengatur cara dan ritme kerjanya cenderung merasa lebih dihargai, lebih puas, dan mempunyai komitmen yang lebih kuat pada perusahaan. Dengan keseluruhan, hasil tersebut menggambarkan bahwasanya penerapan sistem kerja yang fleksibel bukan sekadar tren, tetapi menjadi kebutuhan penting bagi organisasi di Jakarta Selatan untuk membangun hubungan kerja yang lebih sehat dan berkelanjutan dengan karyawan generasi Z.