G
GlobalRiset
Portal Indeksasi Jurnal

Tradisi Guyang Cekathak (Prosesi Meminta Hujan) di Lereng Gunung Muria, Desa Colo Kecamatan Dawe

Lestari, Aprilia Eka, Lestari, Aprilia Eka, Alfiana Rohimah, Susi Elientiya Nur, Firda Kholisatun Ilmiah, Dany Miftah M. Nur
Abstrak

Tradisi guyang cekathak atau pelana kuda adalah salah satu peninggalan Sunan Muria yang terbuat dari kayu dan kulit binatang yang dipercaya oleh masyarakat sekitar masih menyimpan daya magis. Tradisi ini dilakukan dengan cara memandikan cekathak (pelana kuda) tersebut yang bertujuan untuk ikhtiar memanggil hujan kepada Allah SWT. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan ritual, makna yang terkandung di dalamnya, serta pandangan masyarakat sekitar desa Colo kecamatan Dawe tentang tradisi tersebut. Penelitian menggunakan studi penelitian deskriptif dengan metode penelitan kualitatif dengan sumber data primer yaitu wawancara dengan Kepala Desa Dawe. Sumber data sekunder diperoleh dari dokumentasi, internet, dan Selain itu didukung dengan jurnal-jurnal sebagai referensi penelitian. Hasil dari penelitian ini mendeskripsikan prosesi guyang cekathak yang ada di Desa colo Kecamatan dawe Kabupaten kudus.

Penerbit
CV Ruang Publikasi Ilmiah
Halaman
2840-2849
Kata kunci
Guyang Cekathak, Tradisi, Sunan Muria
E-ISSN
3089-0128
Unduh PDF di penerbit Lihat di situs jurnal