Globalisasi membawa perubahan besar bagi kehidupan bangsa Indonesia, baik dalam aspek budaya, sosial, maupun pendidikan. Di tengah arus pertukaran informasi dan budaya global, identitas nasional menghadapi tantangan berupa homogenisasi budaya, meningkatnya individualisme, serta melemahnya pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pembentukan identitas nasional Indonesia, tantangan globalisasi terhadap nasionalisme, bentuk-bentuk integrasi nasional dalam masyarakat plural, serta strategi mempertahankan jati diri bangsa. Menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka, penelitian ini menganalisis berbagai literatur ilmiah tentang nasionalisme, pendidikan karakter, integrasi sosial, dan dampak globalisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa identitas nasional Indonesia bertumpu pada Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945, namun menghadapi ancaman nilai global yang dapat melemahkan solidaritas sosial. Integrasi nasional dapat diwujudkan melalui pendidikan, kebijakan publik yang inklusif, pelestarian budaya lokal, serta penguatan literasi digital. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan jati diri bangsa merupakan tanggung jawab kolektif untuk menjaga persatuan Indonesia di era global.