G
GlobalRiset
Portal Indeksasi Jurnal

Kajian Historis Agresi Militer Belanda II Tahun 1949 di Kabupaten Indragiri Hulu dan Dampaknya terhadap Masyarakat

Egi Siswi Randa, Ulfa Nurfaizah, Nur Susanti, Yoddy Ibrahim Saputra, Izzah Hayati, Ahmal
Abstrak

Penelitian ini bertujuan menjelaskan jalannya dan dampak Agresi Militer Belanda II di Indragiri Hulu, khususnya serangan tahun 1949 di Rengat, dengan menelaah bagaimana operasi militer tersebut mengguncang kondisi sosial, ekonomi, dan kemanusiaan masyarakat. Penelitian menggunakan metode sejarah yang meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Data diperoleh melalui studi pustaka, penelusuran arsip, analisis dokumen militer, foto, serta kajian terdahulu terkait Operatie Modder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Belanda melancarkan operasi militer di Rengat pada 5 Januari 1949 melibatkan pengeboman udara, penerjunan pasukan, kedatangan pasukan melalui sungai, dan tindakan kekerasan terhadap warga sipil. Operasi tersebut menyebabkan pengungsian besar-besaran, lumpuhnya ekonomi, serta instabilitas sosial, termasuk penjarahan dan penyerangan terhadap komunitas lokal. Kesaksian saksi mata mengungkap eksekusi di tepi Sungai Indragiri dan banyaknya korban jiwa, termasuk pejabat daerah. Peristiwa ini meninggalkan trauma mendalam dan membentuk memori sejarah jangka panjang bagi masyarakat Indragiri Hulu.

Penerbit
CV Ruang Publikasi Ilmiah
Halaman
229-236
Kata kunci
Rengat Berdarah; Indragiri Hulu; Agresi Militer Belanda II; Operatie Modder; Dampak Sosial-Ekonomi
E-ISSN
3089-0128
Unduh PDF di penerbit Lihat di situs jurnal