Perkembangan wilayah Kota Pekanbaru dari masa kolonial Belanda hingga masa Orde Lama yang menyoroti transformasi Pekanbaru dari sebuah kampung kecil menjadi pusat administrasi dan perdagangan penting di Provinsi Riau. Pada masa kolonial, pemerintah Belanda mengelola Pekanbaru sebagai pusat administrasi dan kawasan perdagangan yang menopang aktivitas perkebunan karet, sehingga terjadi perubahan morfologi kota dengan pembangunan infrastruktur penting di tepi Sungai Siak serta pemukiman baru di bagian selatan. Masa Orde Lama dilanjutkan dengan penguatan sistem pemerintahan daerah dan perluasan wilayah administratif, menjadikan Pekanbaru pusat pemerintahan dan ekonomi regional yang stabil pascakemerdekaan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian sejarah dengan pendekatan kepustakaan, mengkaji sumber-sumber arsip, literatur ilmiah, dan dokumen terkait perkembangan kota. Hasil penelitian menampilkan bagaimana dinamika sosial, ekonomi, dan politik mempengaruhi tata ruang dan fungsi Kota Pekanbaru sepanjang periode tersebut. Selain itu, artikel ini menyoroti pentingnya pemahaman sejarah lokal untuk mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan dan berwawasan budaya.