Implementasi strategi pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar sering menghadapi tantangan seperti keterbatasan sarana, variasi kemampuan siswa, dan kebutuhan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana strategi guru diterapkan dalam meningkatkan minat belajar Bahasa Inggris pada siswa SDN Benua Anyar 8 serta faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasinya. Studi kasus eksploratif ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan data yang diperoleh melalui wawancara mendalam dan dokumentasi aktivitas pembelajaran, sementara unit analisisnya adalah praktik pengajaran guru pada semester ganjil tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi berupa penggunaan media visual, permainan edukatif, lagu, kartu kosakata, dan aplikasi pembelajaran berbasis level yang berperan dalam meningkatkan keberanian siswa berbicara, partisipasi aktif, serta motivasi intrinsik. Temuan juga memperlihatkan adanya hambatan seperti perbedaan kemampuan siswa, keterbatasan perangkat digital, dan waktu pembelajaran yang terbatas, yang diatasi melalui penyesuaian aktivitas, kreativitas dalam memodifikasi media, dan pengelolaan kelas yang fleksibel. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi pembelajaran yang adaptif dan kreatif berkontribusi signifikan terhadap peningkatan minat belajar Bahasa Inggris siswa sekolah dasar serta memberikan dasar praktis bagi guru dalam merancang pembelajaran yang lebih responsif terhadap kondisi sekolah.