Kegiatan kebugaran jasmani memiliki peran penting dalam pembinaan fisik, mental, dan sosial anak binaan di lembaga tertutup seperti Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). Penelitian lapangan ini dilakukan oleh mahasiswa Ilmu Keolahragaan (IKOR) 2023 Universitas Negeri Medan (UNIMED) sebagai bagian dari program observasi dan pengabdian kepada masyarakat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menganalisis pengaruh kegiatan kebugaran jasmani yang dilakukan secara terstruktur terhadap perubahan kebugaran fisik, semangat sosial, dan karakter anak binaan di LPKA Kelas I Medan. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi senam pagi, pertandingan futsal, voli, permainan rekreasi, latihan baris-berbaris, serta pembinaan minat dan bakat olahraga seperti pencak silat dan angkat besi. Data diperoleh melalui observasi langsung, interaksi sosial, serta hasil pengukuran kebugaran jasmani menggunakan bleep test sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan partisipasi anak binaan dalam aktivitas fisik, peningkatan nilai kebugaran (VO₂max), serta penurunan denyut nadi maksimal yang mengindikasikan peningkatan efisiensi kerja jantung. Secara psikososial, kegiatan ini menumbuhkan kedisiplinan, kerja sama, dan kepercayaan diri anak binaan, serta memperkuat aspek rehabilitasi melalui olahraga. Bagi mahasiswa IKOR, kegiatan ini menjadi pengalaman reflektif yang menegaskan pentingnya penerapan ilmu keolahragaan dalam konteks sosial dan kemanusiaan. Dengan demikian, olahraga dapat menjadi media efektif dalam mendukung pembinaan karakter dan reintegrasi sosial anak binaan di lembaga pemasyarakatan.