Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi pendidikan multikultural di SDN-SN Pasar Lama 1 Banjarmasin menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum sebagai informan utama. Temuan menunjukkan bahwa nilai-nilai multikultural diintegrasikan ke dalam perencanaan pelajaran melalui penilaian diagnostik yang menjadi dasar pengembangan Kurikulum Sekolah (KSP). Guru menerapkan nilai-nilai toleransi, kerja sama, dan penghormatan terhadap keragaman melalui pembelajaran kolaboratif, diskusi kelas, dan proyek kelompok. Selain itu, rutinitas sekolah seperti tugas kebersihan, kegiatan Literasi Kamis, dan program ekstrakurikuler tari tradisional memperkuat internalisasi nilai-nilai multikultural. Peran guru dan kepala sekolah sangat penting dalam memastikan implementasi yang konsisten melalui pengawasan dan evaluasi rutin. Studi ini menyimpulkan bahwa pendidikan multikultural telah menjadi bagian integral dari budaya sekolah, menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan toleran sesuai dengan tujuan Profil Siswa Pancasila.