Program MBG merupakan kebijakan nasional yang diharapkan mampu meningkatkan kesiapan fisik dan mental siswa melalui pemenuhan asupan gizi sebelum kegiatan belajar berlangsung. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya kajian yang menghubungkan pelaksanaan MBG dengan peningkatan efektivitas belajar di kelas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan di SDN Sungai Miai 5. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan kepala sekolah, guru, dan siswa; observasi langsung pelaksanaan MBG; serta dokumentasi kegiatan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan temuan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi MBG memberikan dampak positif terhadap kesiapan belajar siswa, peningkatan fokus, motivasi, serta suasana pembelajaran yang lebih aktif dan kondusif. Program ini juga membentuk karakter positif melalui kedisiplinan, kebersihan, dan kerja sama selama kegiatan makan bersama. Namun, pelaksanaan MBG masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan waktu yang memotong jam pelajaran dan kebutuhan variasi menu bagi siswa. Meski demikian, melalui pengelolaan jadwal, peningkatan koordinasi, dan evaluasi rutin, program ini terbukti berkontribusi signifikan terhadap efektivitas pembelajaran.