Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi penilaian formatif dalam Pendidikan Jasmani sekolah dasar melalui tinjauan sistematis terhadap 12 artikel empiris kualitatif terindeks Scopus (2015–2025). Hasil menunjukkan bahwa penilaian formatif diimplementasikan melalui model triadik, umpan balik sejawat, dan integrasi dengan pembelajaran kooperatif. Dampak positif meliputi peningkatan motivasi intrinsik, keterlibatan aktif, dan regulasi diri siswa, namun tantangan seperti beban administratif, keterbatasan waktu, dan kesenjangan kebijakan masih menghambat implementasi optimal. Kesimpulannya, keberhasilan penilaian formatif memerlukan dukungan sistemik, pengembangan kapasitas guru, dan fleksibilitas kurikulum.