Transparansi informasi merupakan elemen penting dalam membangun komunikasi yang efektif antara customer service dan jamaah, terutama dalam layanan perjalanan ibadah umroh yang membutuhkan kejelasan, kepastian, dan akurasi data. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi transparansi informasi diterapkan oleh customer service PT Annamiroh Travelindo Surabaya dalam mengurangi miskomunikasi yang sering terjadi pada proses layanan umroh. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transparansi informasi diwujudkan melalui tiga praktik utama, yaitu: (1) penyampaian informasi secara proaktif mengenai biaya, jadwal keberangkatan, fasilitas, dan perubahan kebijakan; (2) penggunaan bahasa yang sederhana, jelas, dan non-teknis untuk meminimalisir salah tafsir; serta (3) ketepatan dan konsistensi informasi antar divisi internal agar tidak terjadi perbedaan data yang berdampak pada kebingungan jamaah. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa transparansi informasi tidak hanya mengurangi potensi miskomunikasi, tetapi juga memperkuat kepercayaan dan loyalitas jamaah terhadap layanan umroh. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan strategi komunikasi layanan keagamaan berbasis nilai kejelasan, akurasi, dan responsivitas.