Pelestarian warisan kuliner tradisional kue bika atau Bika Simariana berasal dari Koto Baru, Tanah Datar. Bika Simariana merupakan salah satu warisan kuliner tradisional yang memiliki potensi sebagai oleh oleh unggulan. Penelitian ini meneliti tentang pelestarian warisan kuliner dan menganalisis upaya pelestarian bika. Bahan bahan yang di gunakan masih alami dan proses pemanggangan yang tradisional menambah nilai budaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data yang dikumpulkan melalui wawancara observasi diinterpretasikan untuk mendapatkan hasil analisis pelestarian ke generasi mendatang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyaknya peluang untuk dikembangkan kepada generasi ke generasi yang didukung oleh pemilik melalui merek yang sudah banyak dikenal masyarakat sekitar Koto Baru. Namun, permasalahan yang mendasarkan dalam pengembangan kuliner bika kondisi sekarang menghambat pemasok bahan baku yang berkualitas, harga bahan naik, ketidaksesuaian pengembangan merek dengan pemerintah dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan.